4 Bangunan Bersejarah yang Populer di Bandung

Indonesia adalah negara di Asia Tenggara yang memiliki sejarah penjajahan sangat panjang dibandingkan dengan negara-negara lainnya di kawasan. Tentu saja karena saking lamanya rentang penjajahan yang dialami, maka secara otomatis akan ada banyak sekali peninggalan-peninggalan bangsa lain yang sempat menguasai Indonesia, salah satunya berupa bangunan.

Di Bandung sendiri, ada banyak sekali bangunan-bangunan bersejarah yang sangat terkenal dan kerap dijadikan tempat berfoto atau juga dipakai oleh banyak komunitas untuk mengulas sejarah dari tempat yang bersangkutan. Nah, berikut ini adalah bangunan-bangunan bersejarah terkenal di Bandung.

  • Gedung Merdeka

Gedung Merdeka

Gedung Merdeka adalah salah satu bangunan yang bersejarah namun masih terjaga kelestariannya di Bandung. Gedung tersebut dibangun untuk kali pertama pada tahun 1895 dan dulunya dinamakan Sociƫteit Concordia. Pada tahun 1926, gedung tersebut kemudian direnovasi total agar terlihat lebih indah.

Pada saat penjajahan Jepang, gedung itu kemudian digunakan sebagai pusat kebudayaan dengan nama Dai Toa Kaman dan tepat pada tanggal 17 Agustus 1945, para pejuang kemerdekaan berhasil merebutnya dan kemudian menggunakannya sebagai markas pasukan muda. Gedung tersebut semakin terkenal ketika pada tahun 1955 digunakan sebagai tempat penggelaran Konferensi Asia Afrika.

  • Masjid Raya Bandung

Masjid Raya Bandung

Dulu sempat dikenal dengan nama Masjid Agung Bandung, bangunan masjid yang telah mengalami 8 kali tenovasi tersebut juga dapat dikatakan sebagai bangunan bersejarah terkenal di Kota Kembang tersebut. Pasalnya, Masjid Raya Bandung ini didirikan sejak tahun 1810 dan tetap dipelihara sampai sekarang.

Awalnya, ketika masih disebut Masjib Agung Bandung, desainnya lebih menggunakan gaya arsitektur khas sunda dan Indonesia pada umumnya, namun setelah direnovasi untuk ke sekian kali, terlebih pada tahun 2001, akhirnya corak desainnya beralih menggunakan model yang umumnya ada di daerah Arab.

  • Gedung Sate

Gedung Sate

Bernama asli Gouvernements Bedrijven (GB), bangunan yang lebih dikenal dengan nama Gedung Sate ini adalah salah satu ikon terkenal di Kota Bandung. Gedung tersebut dibangun pada tanggal 27 Juli 1920 dan baru selesai pada bulan September 1924. Untuk membangun gedung tersebut, ada sekitar 2.000 orang pekerja dan 150 ahli bonghay atau tukang pahat yang didatangkan langsung dari daerah Kanton, Cina dilibatkan.

Selain bersejarah dan memiliki arsitektur bagus, gedung satu ini sudah ada beberapa kali digunakan sebagai pusat pemerintahan. Bahkan sejak jaman penjajahan Belanda dan Jepang, Gedung Sate juga tak luput digunakan sebagai salah satu bangunan penting yang dijaga keberadaannya karena merupakan obyek vital.

  • Gedung Pakuan

Gedung Pakuan

Walaupun tidak seterkenal ke luar Bandung seperti halnya Gedung Sate, namun Gedung Pakuan adalah salah satu bangunan bersejarah yang menjadi saksi bisu perjalanan Pemerintahan daerah Priangan, Cianjur dan Bandung. Hal itu dikarenakan setelah terjadinya bencana alam berupa meletusnya Gunung Gede pada tahun 1864 dan meluluhlantakkan Cianjur pada saat itu, Gubernur Jenderal Ch. F. Pahud memerintahkan untuk memerintahkan pusat pemerintahan dari Cianjur ke Bandung. Oleh karenanya, dibangunlah gedung tersebut.

Mulai didirikan pada tahun 1864, Gedung Pakuan itu baru selesai di tahun 1867. Untuk membangunnya, pihak Belanda mengerahkan pasukan Genie Militer Belanda yang juga dibantu oleh banyak masyarakat dari daerah Babakan Bogor dan Balubur Hilir atas perintah R. A. Wiranatakusumah yang berstatus sebagai Bupati Bandung saat itu.

Selain 4 gedung tersebut, masih ada banyak sekali tempat dan bangunan bersejarah yang berserakan di sekitaran kota atau kabupaten Bandung jika ingin menelusuri lebih dalam lagi.

Rick Coleman Written by:

Comments are closed.